Sesungguhnya insan hidup terbuat dari tanah; Hidupnya terbatas dari tanah ke tanah; Namun mengapa manusia menjadi lupa; Bersikap sombong membusung dada; Bersikap angkuh besar kepala; Insan hidup tak ada arti di hadapan Sang Penguasa; Tapi mengapa insan berani menantang Sang Pencipta; Berani tapi putih, lembut tapi jantan, perkasa; tapi jujur Bukankah itu lebih baik daripada berani tapi hitam, lembut tapi culas, perkasa tapi serakah…………..(Bastian Tito)
This entry was posted on 06 Dec 2008 at 09:53 and is filed under Uncategorized . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed
You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.
23 May 2009 at 21:02
kirimin dong cerita/ link lengkapnya 212….. dari awal mpe akhir (kalo bisa)
thx….
25 May 2009 at 05:09
iki lo mas adang bisa dilihat disini : http://tanztj.blogspot.com/2009/04/cerita-silat-wiro-sableng_16.html atau http://tanztj.wordpress.com/2008/12/06/wiro-sableng/halaman1-3
thx.
09 Jul 2009 at 16:23
kapan lanjutannya 212 karya MIKE ?
01 Sep 2009 at 17:38
ramaikan padepokan wiro sableng di http://www.padepokan212.com yuk?